Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/staiibnu/public_html/konfigurasi/koneksi.php on line 35

Warning: session_start(): Cannot send session cookie - headers already sent by (output started at /home/staiibnu/public_html/konfigurasi/koneksi.php:35) in /home/staiibnu/public_html/kontenweb/tema.php(2) : eval()'d code(1) : eval()'d code(2) : eval()'d code(1) : eval()'d code on line 11

Warning: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/staiibnu/public_html/konfigurasi/koneksi.php:35) in /home/staiibnu/public_html/kontenweb/tema.php(2) : eval()'d code(1) : eval()'d code(2) : eval()'d code(1) : eval()'d code on line 11

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/staiibnu/public_html/konfigurasi/koneksi.php:35) in /home/staiibnu/public_html/kontenweb/tema.php(2) : eval()'d code(1) : eval()'d code(2) : eval()'d code(1) : eval()'d code on line 19

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/staiibnu/public_html/konfigurasi/koneksi.php:35) in /home/staiibnu/public_html/kontenweb/tema.php(2) : eval()'d code(1) : eval()'d code(2) : eval()'d code(1) : eval()'d code on line 20

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/staiibnu/public_html/konfigurasi/koneksi.php:35) in /home/staiibnu/public_html/kontenweb/tema.php(2) : eval()'d code(1) : eval()'d code(2) : eval()'d code(1) : eval()'d code on line 21
Full Day School - Berita STAI IBNU SINA

Full Day School

tglpost 2017-07-01 tukangpost AD Stai Ibnu Sina ketegori Berita

Eks Mendikbud soal Full Day School: Yang Penting Goal-nya

Program Mendikbud RI Muhadjir Effendy soal sekolah 8 jam selama Senin-Jumat (5 hari) masih menjadi perdebatan di sejumlah pihak. Eks Mendikbud Mohammad Nuh menilai yang terpenting adalah tujuan dari program itu.

"Ada lagi full day. Nggak pakai night, day saja yang full. Ada juga yang reguler, biasa, yang 6 hari sekolah. Tapi yang penting goal-nya itu. Kan yang dipolemikkan itu urusan pembentukan karakter," ujar M Nuh saat ditemui di Jl Teuku Umar No 5, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (21/6/2017).

Menurutnya, masih ada hal yang perlu dikaji soal usulan penerapan sekolah 8 jam selama 5 hari ini. M Nuh memandang kebutuhan infrastruktur masih belum memadai untuk penerapan kebijakan ini.

"Begitu ada policy untuk full day, nggak bisa serta-merta. Karena ada persyaratan yang harus dipenuhi, yaitu infrastrukturnya. Masih banyak sekolah negeri yang dua shift. Jadi pagi, (misal) kelas I, II, III, lalu siang (kelas) IV, V, VI. Kalau itu di-extend, pulang jam berapa?" kata M Nuh.

"Makan siang siapa yang sediain? Oke, bawa sendiri atau beli di kantin. Kantin harus ada. Mau salat? Masjid harus ada. Jadi artinya, dari sisi infrastruktur harus disiapkan dengan baik," paparnya.

M Nuh juga mengkritisi soal penggabungan akademik dengan sekolah diniyah. Menurutnya, sah saja menggabungkan sekolah diniyah dengan sekolah umum, namun harus diperhitungkan dengan matang.

"Oleh karena itu, harus dipastikan bahwa madrasah diniyah itu bisa diintegrasikan dengan sekolah umum. Sehingga ini geser, ini tetap jadi, kan nggak apa-apa," ucapnya.

"Untuk mengintegrasikan itu tidak mudah. Sistemnya harus compare. Guru juga. Guru itu mereka yang harus S-1. Guru-guru diniyah apakah sudah S-1 semua? Kalau belum berstatus guru, apakah boleh digaji?" sambungnya.

M Nuh menyarankan agar hukum yang memayungi peraturan tersebut bukan hanya di permendikbud. Tetapi juga ada peraturan menteri dengan Kementerian Agama.

"Kalau saya sih sarankan kemarin itu jangan hanya permendikbud, tetapi peraturan menteri bersama dengan Kemenag. Karena ada lembaga yang di bawah kewenangan Kemenag. Madrasah kan juga Kemenag. Ini kayaknya ini mau dinaikkan ke perpres. Betul, perpres sudah bisa meng-cover lintas kementerian," tuturnya.


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya


Silahkan Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.roomantik.com
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini